Obat Tradisional Indonesia

Penggunaan bahan alam sebagai obat tradisional di Indonesia telah dilakukan oleh nenek moyang kita sejak berabad abad yang lalu. Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan hayati terkaya kedua di dunia setelah Brazil. Namun bila kekayaan biota laut diperhitungkan, maka indonesia menempati urutan terkaya di dunia untuk kekayaan hayati yang dimilikinya. Potensi kekayaan hayati yang dimiliki oleh negara ini merupakan aset berharga yang harus dikembangkan dan memerlukan kesadaran dari berbagai pihak untuk menjadikannya sebagai sistem pengobatan khas indonesia. Jamu adalah brand obat tradisional asli indonesia yang dapat menjadi salah satu produk unggulan obat asli indonesia demi meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional. Awal kebangkitan praktik keperawatan komplementer (herbal) di indonesia adalah dengan dikeluarkannya permenkes RI No HK.02.02/MENKES/148/I/2010. Dalam pasal 8 ayat 3, disebutkan bahwa praktik keperawatan dilaksanakan melalui kegiatan:
·         Pelaksanaan asuhan keperawatan
·         Pelaksanaan upaya promotif, prefentif, pemulihan, dan pemberdayaan masyarakat
·         Pelaksanaan tindakan keperawatan komplementer.


Mengenal Praktek Terapi Tradisional
Terapi tradisional telah dikenal oleh masyarakay Indonesia sejak jaman dahulu kala. Hal tersebut tidak terlepas dengan budaya masyarakat indonesia yang menggunakan berbagai terapi tradisional yang dipadukan dengan khasiat bahan alam sebagai upaya pengobatan penyakit. Herbal mendapatkan tempat yang sangat dominan dalam melaksanakan terapi pengobatan tradisional. Fenomen yang sederhana dapat kita jumpai pada masyarakat jawa yang menyukai “pijat” biasanya mereka memanfaatkan jasa pelayanan “dukun pijat” atau terapis pijat disekitar tempat tinggalnya. Dalam memijat, para terapis pijat menggunakan minyak kelapa sebagai upaya dalam melnacarkan peredaran darah serta membantu meningkatkan rasa nyaman pasiennya. Contoh lainnya adalah pijat bayi yang dilakukan oleh masyarakat indonesia dari generasi ke generasi juga menggunakan minyak telon sebagai penghangat tubuh bayi. Kekayaan tradisi bangsa Indonesia sudah selayaknya kita lestarikan dari generasi ke generasi. Sebagai insan yang cerdas dan kreatif maka fenomena yang dilihat di sekitarnya selayaknya dapat ditangkap sebagai peluang emas dalam mengembangkan usaha yang digeluti setiap harinya khususnya usaha dibidang herbal. Obat herbal dengan terapi tradisional mempunyai hubungan seperti suami dengan istri, artinya hubungan tersebut tidak dapat dipisahkan. Awal mulanya suatu peradaban manusia mengenal aneka jenis tumbuhan sebagai obat dipadukan dengan berbagai keterampilan dalam memberikan manipulasi pada organ tubuh untuk mendapatkan efek terapi penyembuhan bagi segala macam penyakit. Mempelajari terapi herbal dnegan kombinasi seimbang serta menggunakan keterampilan pengobatan tradisional menjadi sangat penting. Kedua terapi tersebut saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Keluarga seharusnya bersikap terbuka dalam mengembangkan cakrawala baru dibidang herbal dengan menggabungkan menjadi terapi tradisional berbasis herbal. Alasan praktis lainnya adalah ketika mempelajari pengobatan tradisional maka sekaligus akan dikenalkan konsep penyakit serta target terapi yang diharapkan.  

Mengenal jenis obat herbal di  Indonesia
Herbal tradisional dapat dikategorikan sebagai obat yang aman apabila telah diteliti melalui penelitian dengan waktu yang panjang sehingga dapat diketahui unsur zat aktif, efek farmakologis, dosis, efek samping, serta higientitas dalam proses produksinya. Badan pengawasan obat dan makanan (BPON) mengelompokan tanaman obat herbal dalam 3 kelompok yaitu:

Jamu

Jamu adalah ramuan dari bahan hewan, tumbuhan atau campuran bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman dan belum ada penelitian ilmiah untuk mendapatkan bukti klinik mengenai khasiat tersebut. Jamu sebagai obat tradisional asli indonesia harus memenuhi kriteria antara lain:
·         Aman digunakan oleh konsumen
·         Klaim khasiat dibuktikan secara empiris (turun-temurun)
·         Memenuhi persyaratan mutu

Obat herbal terstandar

Obat herbal terstandar adalah sediaan obat bahan alam yang telah diuji secara ilmiah yang meliputi uji khasiat dan manfaat, dan bahan bakunya telah terstandarisasi. Kriteria obat herbal terstandar antara lain:
·         Aman digunakan oleh kuonsumen
·         Klaim khasiat dibuktikan penelitian secara ilmiah atau pra-klinik
·         Bahan baku yang digunakan telah terstandarisasi
·         Memenuhi persyaratan mutu

Fiitofarmaka

Fitofarmaka adalah sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji pra klinis menggunakan hewan percobaan dan telah melalui uji klinis pada manusia serta bahan baku dan produknya telah terstandarisasi melalui persyaratan mutu yang berlaku. Syarat fitofarmaka yang lain adalah:
·         Aman digunakan oleh konsumen
·         Klain khasiat telah dibuktikan melalui penelitian uji klinik
·         Menggunakan bahan baku yang telah terstandar
·         Memenuhi persyaratan mutu

Kesimpulan

Herbal dimanfaatkan sebagai obat bagi masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Ilmu dan keterampilan dalam memahami sifat dan karakteristik suatu obat yang berdasar dari tumbuhan sangat penting. Dalam istilah farmasi sering kita kenal dengan istilah farmakognosi yang materi bahasannya mencakup seluruh produk herbal yang terdapat di alam, terutama yang berasal dari tumbuhan dan fungi atau jamur. Praktik Keperawatan komplementer bersifat melengkapi. Salah satu tindakan di dalamnya adalah terapi perawatan berbasis herbal yang dapat dilakukan oleh perawat secara mandiri dengan sertifikasi dan kompetensi khusus yang secara resmi diakui oleh orgnisasi profesi atau lembaga lain yang berkompeten.

Komentar